Raja Pulsa
Home » Blog » Inovasi Gen Z Curi Perhatian! Samsung Umumkan Juara Solve for Tomorrow 2026, Siapa yang Berhasil Menang?

Inovasi Gen Z Curi Perhatian! Samsung Umumkan Juara Solve for Tomorrow 2026, Siapa yang Berhasil Menang?

Muhammad Hayyi
30 Oktober 2026
4 menit baca
Inovasi Gen Z Curi Perhatian! Samsung Umumkan Juara Solve for Tomorrow 2026, Siapa yang Berhasil Menang?

Sorotan

  • Samsung Solve for Tomorrow2026 resmi mengumumkan dua pemenang masing-masing untuk kategori SMA/SMK/MA dan kategori perguruan tinggi.
  • Para peserta didorong untuk mengidentifikasi permasalahan nyata, mengembangkan ide inovatif, dan mengeksplorasi pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
  • Tahun ini, SFT 2026 menerima lebih dari 4.000 pendaftar.

Samsung Electronics Indonesia mengumumkan pemenang Samsung Solve for Tomorrow2026 di Jakarta,Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81 Jakarta meraih juara pertama kategori SMA/SMK/MA melalui AeroSpora, sedangkan tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia meraih juara pertama kategori Perguruan Tinggi melalui NovaSight.

Samsung Solve for Tomorrow merupakan kompetisi inovasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematicsuntuk pelajar dan mahasiswa.

SFT 2026 menghadirkan tiga tema, yaitu Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (Sustainability & Environment), Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (Sport & Technology), serta Transformasi Pendidikan melalui STEM dan AIMelalui ketiga tema tersebut, peserta didorong untuk mengidentifikasi permasalahan nyata, mengembangkan ide inovatif, dan mengeksplorasi pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Tahun ini, SFT 2026 menerima lebih dari 4.000 pendaftar. Sebanyak 2.600 peserta mengikuti Design Thinking Workshop, sebelum 40 tim melaju ke tahap semifinal dan mendapatkan pelatihan teknis AI Amplification.

Pada tahap akhir, 10 tim terbaik dari masing-masing kategori SMA/SMK/MA dan Perguruan Tinggi mengikuti penjurian di hadapan dewan juri.

Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia, mengatakan bahwa pihaknya berharap pencapaian para peserta akan menjadi langkah awal untuk terus belajar, mengembangkan inovasi, dna menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui pemanfaatan STEM dan AI/

“Kami sangat mengapresiasi semangat, kreativitas, dan kepedulian yang ditunjukkan para peserta Samsung Solve for Tomorrow 2026.

Kami bangga dan terinspirasi melihat generasi muda Indonesia mengubah tantangan di sekitar mereka menjadi ide dan solusi inovatif,” ujar Anggi.

Pemenang kategori SMA/SMK/MA: AeroSpora, Dinding Lumut Pintar untuk Udara Bersih

Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81 Jakarta mengembangkan AeroSpora, dinding lumut pintar yang memurnikan udara secara alami dengan dukungan Internet of Thingsdan AI. Inovasi ini berangkat dari masalah polusi udara di Jakarta. Tim mencatat konsentrasi PM2.5 di Jakarta mencapai 41 µg/m³ pada Oktober 2026, atau sekitar 2,5 kali lipat di atas batas aman harian WHO sebesar 15 µg/m³.

AeroSpora memanfaatkan lumut sebagai penyaring udara alami. Sensor pada perangkat ini memantau suhu, kelembaban udara, kelembaban media tanam, dan kadar debu PM2.5 secara real-time. Model TinyML pada mikrokontroler ESP32-S3 memprediksi risiko kekeringan lumut, lalu sistem pengabutan otomatis menjaga kelembabannya. Sistem ini juga memanfaatkan air kondensasi AC sebagai sumber air pengabutan.

Pengguna dapat memantau seluruh data melalui V.E.R.A (Visual Environment Real-time Analytics), stasiun pemantau dari tablet bekas yang juga menyediakan chatbot edukatif AeroSpora AI. Perangkat berukuran 120 x 50 cm ini membutuhkan daya 15–25 watt dan mampu menjangkau ruangan seluas 50–80 m².

“Kami ingin menghadirkan udara yang lebih bersih bagi warga Jakarta melalui perpaduan alam dan teknologi. Samsung Solve for Tomorrow memberikan pengalaman berharga bagi kami untuk berani berpikir lebih jauh. Selama program, kami juga mendalami STEM, AI, dan kerja sama tim,” ujar Azkeanu Rhesa Ramadhan, perwakilan tim BryotechAlpha.

Pemenang kategori perguruan tinggi: NovaSight, Aplikasi Matematika Inklusif untuk Siswa Tunanetra

Tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia mengembangkan NovaSight, aplikasi pembelajaran matematika inklusif berbasis AI untuk siswa tunanetra. Tim menemukan masalah ini melalui wawancara di SLB Negeri A Citeureup, Cimahi.

Siswa tunanetra masih kesulitan memahami grafik dan diagram dalam materi matematika, sedangkan guru kesulitan menilai langkah pengerjaan soal mereka. Berdasarkan data Kemendikdasmen, sebanyak 4.229 siswa tunanetra bersekolah di SLB di seluruh Indonesia.

NovaSight memiliki lima fitur utama. Annoter mengubah modul matematika menjadi teks naratif agar pembaca layar dapat membacanya secara utuh. Scriber membantu siswa mencatat langkah penyelesaian soal melalui keyboard yang kompatibel dengan pembaca layar. Clarifier menjawab pertanyaan siswa berdasarkan modul pembelajaran dan sumber terpercaya. Quizzer membantu guru menyusun soal beserta kunci jawaban, sedangkan Evaluaizer menganalisis langkah pengerjaan siswa untuk menemukan kesalahan.

Dalam uji coba, siswa tunanetra menjawab benar 4 dari 5 soal secara mandiri dalam waktu 15 menit tanpa pendampingan guru.

Perwakilan tim I-SEUNG, Regia Qolbu Rivita Atmowidjaja, mengatakan bahwa Samsung Solve for Tomorrow membantu timnya belajar untuk mengembangkan ide dari kepeduluan terhadap siswa tunanetra tersebut menjadi solusi yang lebih matang, sekaligus memahami pentingnya kolaborasi dan pemanfaatan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kemenangan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyempurnakan NovaSight agar dapat memberikan manfaat nyata bagi lebih banyak siswa,” ujar Regia.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

HomeDaftarDepositTransaksiHarga